Port of Belawan, Sumatera Utara : 21 Mei 2009

Genap sebulan lebih beberapa hari sudah gw berada di Medan dan gw merasa cukup nyaman tinggal di salah satu kota terbesar di Indonesia tercinta ini, kalau tidak salah sih Medan itu kota terbesar ketiga di bumi Nusantara ini.

Gate of the Port of Belawan

Tinggal di wisma yang berlokasi di belakang kantor tempat gw bekerja dan ditempatkan membuat gw tidak terlalu kesulitan untuk pergi atau pulang kantor seperti saat gw masih berada di Jakarta, yang mengharuskan gw menempuh jarak sekitar 15km sampai dengan 30km tergantung dimana gw beristirahat di malam hari dengan waktu tempuh sekitar 1 jam hingga 1.5 jam tergantung pada kondisi kemacetan menuju tempat bekerja.

Wisma, Home Sweet Home ...

Seorang kawan yang baik hati, yang kebetulan ditempatkan di lokasi kerja yang sama, meminjamkan gw sebuah motor Honda Beat langsiran sekitar bulan September tahun 2008 yang pada saat diserahpinjamkan ke gw tertera baru menempuh jarak 270km di odometernya. Sayang sekali yah?. Masih terbayang saat kunjungan ke pabrik kendaraan roda dua yang bermerek Honda beberapa bulan lalu, dimana terbersit keinginan di kepala gw untuk memiliki motor matic yang salah satunya adalah Honda Beat ini, nah sekarang inilah kesempatan untuk menjajalnya.

the Beat

Setelah beberapa lama vakum hanya berdiam diri di kamar saat liburan, pagi ini gw memutuskan untuk melihat Belawan dari dekat. Persiapan singkat dilakukan. Sangat singkat mengingat jarak yang akan tempuh hanya sekitar 60km pergi pulang menurut info yang gw dapat di malam sebelumnya setelah bertanya dengan beberapa rekan.

Pukul 10 pagi gw pun berangkat menuju ke arah timur kota Medan, 3 kecamatan gw lewati dengan tanpa halangan, yaitu kecamatan Medan Deli, Medan Labuhan, dan Medan Belawan. Jalan yang gw lewati pun hanya memiliki satu nama, yaitu jalan Yos Sudarso, yang membentang sepanjang puluhan kilometer dari Medan sampai dengan Belawan.

Kendaraan peti kemas dan truk-truk besar pengangkut barang, serta sedikit jalanan yang kondisinya agak kurang baik menjelang sampai di Belawan menjadi pemandangan yang lazim di perjalanan kali ini, dan kendaraan yang gw naiki untungnya sangat cukup mumpuni. Tenaga Honda Beat ini cukup mantab untuk ukuran motor matic, bahkan sepertinya lebih baik di bandingkan dengan motor matic yang gw miliki di pulau jawa sana. Bensin, sangat irit. Bagaimana tidak, gw hanya mengisi setengah tangkinya sampai dengan penuh, yaitu sekitar rp. 9000,- atau sekitar 1.5 liter, dan sampai dengan gw pulang kembali ke wisma hanya turun sangat sedikit sekali dari indikator Full Tank nya. Padahal diperjalanan tadi, motor yang gw gunakan ini sempat gw ajak berkebut-kebut ria mendahului kendaraan besar pengangkut barang. Gw pribadi memberi nilai 8 dari 10 kepada kendaraan roda dua ini, di luar dari sisi top speed dan kenyamanan di bagian shock nya yang menurut gw agak kurang baik.

peti kemas

Sekitar pukul 11 siang, gw sudah sampai di Belawan, terus melaju sampai hampir di ujung pelabuhan dan melihat salah satu lokasi restoran yang katanya sangat ramai dikunjungi di saat malam hari, yaitu Ocean Pacific.

Ocean Pacific Gate

Tak berlama-lama, gw langsung melajukan kembali kendaraan gw ini menuju kota Medan, dan sekitar pukul 12 siang sampailah gw kembali ke wisma setelah sebelumnya membeli bekal makan siang.

Perjalanan singkat kali ini cukup lumayan untuk mengisi liburan hari ini. Minggu depan kemana yah?.

Oh iya, nih lihat status kilometernya dan bensin yang habis, pada saat berangkat full tank, setelah menempuh jarak sekitar 60km. Pada awal berangkat odometer menunjukkan angka 289 dan pada saat kembali ke wisma menunjukkan angka 352. Status bensin yang terlihat di photo mungkin salah karena motor dalam kondisi standar samping dan mungkin seharusnya memiliki status bensin yang lebih irit. Top speed yang sempat di dapat dalam perjalanan dengan kondisi jalan cukup baik dan kosong dari kendaraan lain adalah sekitar 90kpj, yang notabene adalah speed yang setara dengan lari kecil di pagi hari bersama si Panjul atau si Blekok buat gw, hehe.

the beat's panel

nb.

tulisan di blog ini bukan iklan atau gw di bayar oleh Honda, gw hanya pengguna dan penyuka kendaraan roda dua dan membuka diri bagi segala merek kendaraan roda dua.

Thanks to :

  • Allah SWT, yang telah memberikan rahmat kesehatan dan rezeki
  • Oom Febri, yang telah meminjamkan motornya untuk jadi teman gw jalan-jalan kali ini

About these ads

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: