Jalan – jalan dari Jakarta ke Medan bersama Panjul : 15 – 19 September 2009

Perjalanan kali ini adalah perjalanan dengan tujuan terjauh bersama kendaraan roda dua yang pernah gw tempuh seumur hidup gw. Sekitar 2000 kilometer lebih harus gw jalani dimana sebagian terbesar dari perjalanan gw lakukan sendirian. Berada di kesendirian sepanjang jalan Lintas Timur Sumatera membuat gw semakin mencintai bumi pertiwi tempat gw lahir ini serta sadar bahwa gw tidak apa-apanya di dunia fana ini. Setiap detik dan setiap kilometer yang gw jalani sepanjang perjalananan Jakarta menuju Medan dapat membawa gw ke dunia lain jika gw tidak waspada dan tidak hati-hati.

Rekans, inilah laporan perjalanan gw, terima kasih sudah mau membaca sharing perjalanan gw kali ini.

Read more of this post

The Rides of My Life : Neng Beatsy

Pertama kali datang ke Medan di bulan Mei 2009 lalu, gw sempat bingung dengan sarana transportasi untuk kebutuhan gw menjelajah jalan-jalan di salah satu kota besar di Indonesia ini. Bingung karena gw tidak hafal jalan dan tidak hafal lokasi, serta perlu alat transportasi yang lincah dan gesit agar gw lebih cepat bisa mengenal jalan dan lokasi di kota ini. Di kota tempat tinggal gw sebelumnya pastinya tidak akan ada kesulitan untuk hal ini, karena di Jakarta sudah menunggu kedua sobat karib beroda dua gw, Blekok dan Panjul, yang selalu siap sedia menemani gw kemanapun gw mau. Nah di kota yang asing buat gw ini bagaimana?, kendaraan tak ada, bahkan saudara atau kerabat pun tiada, sorangan eui !! ..

Neng Beatsy

Read more of this post

Kappa K42 Untuk si Panjul, 9 Maret 2009

Setelah beberapa saat yang lalu gw dengan sangat terpaksa menjual hampir seluruh aset yang gw punya termasuk box Givi E45 dan E33, plus dua buah braket Givi SB-1000, gw mulai merasakan kesulitan dalam keseharian untuk membawa barang-barang bawaan pergi pulang ke kantor.

si Panjul dan Kappa K42 Read more of this post

si Blekok Tertusuk Gunting Lipat, 23 Oktober 2008

Setelah dua hari yang lalu dengan sangat terpaksa si Blekok kudu ganti kampas rem belakang yang sudah tipis abis, kemarin sore kembali si Blekok kena musibah. Sebuah gunting lipat mungil yang sepertinya dijadikan gantungan sebuah kunci merk Suzuki menancap dengan mantap di ban belakang si Blekok di daerah Ragunan.

Read more of this post

Upgrade Box, si Panjul : 19 Juli 2008

Box Givi e33 yang selama ini terpasang di tunggangan gw, si Panjul, terpaksa harus di ganti. Ini dikarenakan aktifitas gw yang akhir-akhir ini mulai harus membawa beberapa barang dengan bobot dan volume agak lebih.

Sabtu siang lalu, tanggal 19 Juli 2008 gw berdiskusi dengan salah satu rekan yang membuka toko di Pamor, Plaza Nagari Pakubuwono, mengenai permasalahan gw ini. Dan akhirnya terpilihlah Givi e450 untuk menggantikan Givi e33 gw itu.

Alasan mengapa gw memilih e450 adalah :

  • Harga yang tidak terlalu mahal di bandingkan dengan rekan-rekannya yang lain dengan kapasitas yang tidak jauh beda, namun berbeda hanya dari segi estetis, prestis, dan harga yang jauh lebih mahal
  • Rekan gw si pemilik toko itu memberikan kemudahan untuk kepemilikan dengan cara mengangsur

Ahhhh … akhirnya gw bisa agak lenggang dikit dalam membawa barang. Mudah-mudahan Givi e450 ini cukup untuk menjembatani kebutuhan dalam aktifitas gw sehari-hari.

Pengecatan Motor, si Blekok : 17 Juni 2008

Setelah 6 Juni 2008 lalu kawan kesayangan gw ini terpaksa harus diinapkan di bengkel Paul’s Motor, dan pada tanggal 8 Juni 2008 kawan gw, boss Cakra, menjemput si Blekok untuk di bawa ke bengkelnya di daerah Jakarta Selatan untuk proses pengecatan, akhirnya, tanggal 17 Juni 2008 kemarin, si Blekok sudah beres rawat inapnya dan kembali ke rumah.

Read more of this post

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.