Solo Touring – Road Test To Karawang : 8 – 9 Juni 2008

Jum’at, 6 Juni 2008, si Blekok dengan sangat terpaksa harus di opname karena makin banyak bagian tubuhnya yang mulai tergerus oleh karat, beberapa bagian tubuh yang sudah mulai tertambal sana sini, dan bodi bagian belakang yang masih belum sempurna setelah kecelakaan terakhir di daerah Citos (tapi pada saat kejadian bukan gw yang bawa sih, dan belom diperbaiki dari dulu, payah deh). Gw antarlah kesayangan gw itu ke Paul’s Motor di daerah Margonda, Depok. Rekan gw, oom Cakra, yang berjanji akan membantu gw untuk menyempurnakan si Blekok akan mengambil dalam waktu dekat setelah seluruh perkakas dan asesoris yang melekat dibadannya di lepas seluruhnya.

Karena gak punya motor cadangan dan memang sangat membutuhkan sarana transportasi, akhirnya gw minta tolong dengan salah satu kawan gw untuk meminjami motornya ke gw, dan dia mengizinkan, alhamdulillah. Sebuah Scorpio warna hitam tahun 2003, cuma beda satu tahun dengan kelahiran si Blekok, pun akhirnya bisa gw pakai untuk menjadi teman seperjalanan gw untuk beberapa hari ke depan sampai si Blekok sembuh total kembali.

Si Panjul, Scorpio 2003

Sabtu, 7 Juni 2008, gw lakukan pengetesan di jalan raya di Jakarta, isi bensin di Depok full tank, keliling-keliling mulai dari Ragunan, trus ke Pasar Minggu, kembali ke Depok, lalu melaju kembali ke Senayan, trus ke Pasar Motor, laju kembali ke Rempoa, dan kumpul di Pondok Indah di malah hari, dan kembali ke rumah tinggal gw di suatu daerah di pinggiran Jakarta Selatan. Bensin habis. Wow, boros sekali motor ini. Oke, untuk sementara tidak masalah.

Minggu, 8 Juni 2008, tiba-tiba pagi itu gw mendapat telepon dari oom Boss di kantor, gw diwajibkan untuk hadir menemari rekan dari bagian keuangan yang sedang lembur di kantor. Yah sudah, gw pun berangkat ke kantor siangnya. Di kantor pekerjaan usai sekitar pukul 18.30 WIB. fiuhhhh … tapi bete juga nih. Butuh pelampiasan nih. Akhirnya gw call abang gw yang di Karawang dan kebetulan dia ada di rumah. Telepon gw matikan, berfikir sejenak, dan akhirnya gw kirimkan pesan singkat ke abang, “gw ke karawang sekarang”.

Sekitar pukul 19.30 WIB, setelah shalat Isya, gw lajukan kendaraan gw dari posisi kantor di daerah Gambir ke arah Pulogadung, melewati daerah padat kendaraan yang lalu lalang di sepanjang jalan raya utama Pulogadung – Bekasi, terus laju melewati Tambun, Cikarang, Cibitung, dan akhirnya sampailah gw di Karawang.

Berjalan perlahan melewati rel kereta api setelah melewati Jalan Tuparev, pusat kota Karawang. Dan akhirnya, tibalah gw di rumah abang di daerah Teluk Jambe, Karawang. Waktu itu menunjukkan pukul 21.10 di jam tangan gw, wow, lumayan cepat juga yah?.

Gw akhirnya memutuskan untuk menginap disana, karena pikiran juga masih kalut gak karuan, mending menginap lah.

Besoknya, sekitar pukul 10.00 WIB, gw kembali melakukan perjalanan. kali ini adalah perjalanan pulang ke Depok. Tujuan adalah bengkel Paul’s Motor, karena gw ingin mengecek keadaan si Blekok dan juga ingin melakukan perawatan pada connecting rod dan arm relay kendaraan yang gw gunakan karena sudah mulai berbunyi nyaring di bagian kaki-kaki.

Gw lewati kembali jalan yang gw lalui tadi malam, Cibitung, Cikarang, masuk ke Bekasi Timur. Huahhh .. kemacetan terlihat di depan mata. Gw yang lebih suka jalan berputar meski jauh asal perjalanan lancar akhirnya mengambil keputusan untuk berbelok ke kiri ke arah Bantar Gebang. Terus melaju melewati sebuah daerah yang terkenal dengan Sentra Tanaman Hias di pinggiran Bekasi Timur, akhirnya gw pun sampai di pasar Bantar Gebang, gw lewati pasar itu, dan kembali melaju lurus ke arah Cibubur. di bawah Fly Over Cileungsi gw belok kanan setelah sebelumnya berputar dibawahnya. Cibubur pun terlihat di depan mata. Di Cibubur gw ambil jalur kiri menuju Jalur Pipa Gas Pertamina, menyeberangi Jalan Raya Jakarta – Bogor, masuk ke Jalan Juanda, Depok, dan berbelok kiri di Margonda. Akhirnya, sampailah gw di Paul’s Motor sekitar pukul 13.30 WIB.

Cek keberadaan bensin di dalam tangki, wah masih sisa seperempat tangki, lumayan sih, tapi tetap agak boros menurut gw. Yah sudahlah. Nanti di cek lagi dimana masalahnya. Saat ini, gw harus cukup puas dengan keadaan motor yang seperti sekarang ini.

Setelah perbaikan kaki-kaki di Paul’s Motor, akhirnya gw pun pulang. Alhamdulillah selamat sampai di rumah, meski harus cuti terpaksa dari kantor, hehe.

Oh iya, setelah beberapa kali bolak-balik ke oom Romi di Pamor, akhirnya motor pengganti si Blekok yang gw gunakan pun bisa irit. Yang biasanya setiap 2 hari sekali gw harus isi bensin, sekarang bisa 3 atau 4 hari baru mengisi bensin lagi, dan tanpa mengorbankan performa mesin Yamaha Scorpio yang terkenal tangguh tentunya. Fiuhhhh …

Thanks to :

  • Allah SWT, atas rahmat perlindungan dan keselamatan selama perjalanan
  • Sandy – Milys.007, atas pinjaman kendaraan selama si Blekok di opname
  • si Panjul, nama sementara yang gw berikan kepada motor Sandy, hehe, gak keren yah?
  • Mas Ferry, Karawang, atas dukungan dan meminjamkan tempat menginap selama gw bete
  • Paul’s Motor – Depok, trims banget sudah mau merawat si Blekok
  • oom Romi, Corner, trims banget juga, udah mau merawat temennya si Blekok
  • oom Boss, yang sudah mengijinkan gw cuti, hehe. Trims boss.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: