Tambak Babeh, Pangkalan Susu, Sumatera Utara : 19 April 2009

Jum’at malam minggu lalu, selepas kumpul dengan rekan-rekan dari suatu komunitas, akhirnya mendaratlah ajakan untuk jalan-jalan ke sebuah lokasi tambak milik salah satu rekan yang berada di suatu daerah yang bernama Pangkalan Susu di Propinsi Sumatera Utara. Daerah ini berada sekitar 100km dari kota Medan ke arah selatan, atau lebih mudahnya mengarah ke daerah perbatasan dengan NAD dan berada di sisi timur pulau Sumatera. Dan gw pun mengiyakan ajakan itu, dengan syarat, gw jadi boncenger, karena salah satu dari sahabat gw di Jakarta, baik Blekok maupun Panjul, belum bisa didatangkan sampai dengan saat artikel ini gw tulis. Yah, sekali-sekali jadi boncenger keknya sih ndak masalah lah, hehe …

Anak Pantai Pangkalan Susu

Hari yang dijanjikan pun tiba. Di hari minggu pagi sekitar pukul 09.00 WIB salah seorang rekan gw disini menjemput dengan kendaraan roda dua nya yang berjenis Honda Tiger 2000 untuk menuju ke lokasi keberangkatan, Sentral Yamaha Medan. Dan meluncurlah kami kesana. Disana sudah menunggu banyak rekan-rekan lain dari YSFC (Yamaha Scorpio Fans Club) Medan dan Komunitas Setang Lebar.

Kumpul Dulu Lae ...

Sentral Yamaha Tempat Kumpul

Sekitar pukul 10.00 WIB mulailah perjalanan belasan kendaraan roda dua yang terdiri dari Yamaha Scorpio, Honda Tiger, dan Suzuki Thunder 125 dari kedua komunitas ini menuju ke lokasi yang telah disepakati itu.

Babeh on the wheels ...

Nyalakan Lampu ...

Foreider Rombongan ... Unik, hihi ...

Gerbang Langkat

Rombongan akhirnya melewati kota Binjai dan Stabat. Di kota Stabat ini, kami sempat rehat makan terlebih dahulu. Gw sendiri menyantap soto daging dan paru khas warung makan itu. Sedap dan kenyang betul.

Makan Soto di Stabat

Makan Soto ...

Usai makan, kami melanjutkan perjalanan melewati kota Tanjung Pura dan Pangkalan Brandan. Di Pangkalan Brandan ini ada sebuah kilang unit pengolahan yang saat ini sudah berhenti beroperasi beberapa tahun yang lalu, dan gw sendiri dulu pernah datang kesana beberapa minggu sebelum kilang itu di shut down, hiks, sedih melihatnya.

Melewati Pangkalan Brandan, kami berbelok ke arah kanan menuju pesisir pantai, dan sampailah kami di Pangkalan Susu. Oh iya, di pertigaan ini kami sempat tertahan sejenak karena rombongan terbagi dua dan rombongan yang terdepan sempat tersasar lumayan jauh. Serta kami harus menunggu salah seorang rekan yang kebetulan tinggal di Pangkalan Brandan, yaitu bang Geleng.

To Pangkalan Susu ...

Jempoooollllll ...

Simpang Pangkalan Brandan - Pangkalan Susu ...

Jalan menuju Pangkalan Susu ...

Rehat sebelum masuk pesisir ...

Peringatan ...

Berperahu ...

Perjalanan berlanjut terus sampai kami tiba di daerah pinggiran pantai. Sempat kami bertandang ke pantainya sebentar dan berphoto ria sejenak. Usainya, kami segera menuju ke sebuah lokasi tambak udang yang tak jauh dari pesisir pantai tadi. Kami tiba disana sekitar pukul 13.15 WIB.

Narsis di pantai ...

tambak ...

Disana kami istirahat, ngobrol, dan makan bersama udang hasil gorengan beberapa rekan rombongan yang pintar memasak. Wah mantab lah pokoknya.

Setelah bersantai sejenak, kami pun memutuskan untuk kembali ke Medan pada kurang lebih sekitar pukul 16.30 WIB. Dan bergerak kembalilah rombongan ini untuk kembali pulang ke Medan.

Perjalanan sempat berhenti beberapa kali selama perjalanan menuju Medan. Terutama saat mengunjungi pantai yang berbatasan dengan NAD, mengisi bensin, membeli oleh-oleh, dan menunggu lepasnya Adzan Maghrib.

Pantai Pelabuhan yang ndak asik ...

Rebutan Dodol ...

Sekitar pukul 19.30 WIB, sampailah kami di dekat Lalang, yaitu pintu masuk ke Medan setelah Binjai. Dan sekitar pukul 20.30 WIB, sampailah gw di wisma tempat gw menginap di belakang kantor. Tapi, gak sengaja ketemu dengan rekan kerja dan ngobrol sampai jam 02.00 WIB hari berikutnya, huhu, capek.

Peta :

Peta Medan ke Pangkalan Susu Beserta Jarak ...

Thanks to :

  • Allah SWT, yang telah memberikan rahmat kesehatan dan perkawanan untuk gw dan semua rekan-rekan.
  • Komunitas YSFC dan Setang Lebar, yang mau mengajak gw jalan-jalan, you’re great guys !!! .
  • Oom Mufron, yang sudah membonceng gw sepanjang perjalanan.
  • Babeh, yang telah mentraktir kami makan di Stabat dan Udang. Dan turut berduka untuk kehilangan Mio nya yah Beh?.
  • Semua pihak yang mungkin terlupa gw ucapkan terima kasih yang amat sangat. Ini perjalanan touring gw pertama di Sumatera dan di boncengin pula, hihi …

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: